Psikoedukasi Tentang Risiko Perkawinan Usia Muda untuk Menurunkan Intensi Pernikahan Dini pada Remaja

DOI: https://doi.org/10.21070/psikologia.v1i1.749

Author (s)


(1) * Zainul Anwar   (Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang)
(2)  Maulida Rahmah   (Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang)
(*) Corresponding Author

Abstract


Berbagai alasan bagi seseorang melakukan pernikahan usia dini, salah satunya adalah kondisi seseorang yang memiliki keinginan kuat untuk menikah pada usia muda. Intensi pernikahan dini merupakan kecenderungan suatu perkawinan yang memiliki keinginan menikah diusia remaja atau di bawah umur 20 tahun. Meningkatnya intensi pernikahan dini dapat diatasi, salah satunya dengan memberikan psikoedukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian psikoedukasi perkawinan usia muda dalam menurunkan intensi pernikahan dini pada remaja. Subjek penelitian berjumlah 55 remaja yang diambil secara purposive. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen quasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode pre experimental design dengan jenis pre-test and post-test one group design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor yang signifikan terhadap perlakuan tanpa psikoedukasi dan dengan diberikan perlakuan psikoedukasi t (-39,305; p = 0.000 <0.05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi dapat digunakan untuk menurunkan intensi pernikahan dini.



Keywords

psikoedukasi; intensi pernikahan dini; remaja



Full Text: PDF



References


Ahmad, A. H.. (2012). Pernikahan Usia Dini. Diunduh dari https://hasanzainuddin.wordpress.com/2012/09/17/pernikahan-dini-ancaman besar-kehidupan-sosial-kalsel/.

Adiningsih, N. (2002). Kualitas dan profesionalisme Guru. Pikiran Rakyat 15 Oktober 2002. Http://www.Pikiran Rakyat.com/1-2—2/15 Opini.

Azwar, S. (1995) Sikap Manusia Teori dan pengukuranya. Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Ajzen, I. (2005). Attitudes, Personality, and Behavior, Edisi kedua. New York: Open University Press.

Ahmad, S.A., Hakim, E.H., & Makmur, L. (2009). Ilmu Dan Kegunaan Tumbuh-Tumbuhan Obat Indonesia. Bandung : ITB.

Anwar, K., Bakar, A., & Harmaini. (2005). “Hubungan antara Komitmen Beragama dengan Intensi Prososial Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Suska Riau”, dalam Jurnal Psikologi, Volume 1, Nomor 2, Desember 2005. Pekan Baru: Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi VI, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta.

Basri, H. (1996). Merawat Cinta Kasih. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2010). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

BKKBN. (2012). Pernikahan Usia Dini. Scribd.com. Diunduh dari. Www.acribd.com/doc/171421448/Hasil-Pernikahan-Usia-Dini-BKKBN-PPT-RS-Read-Inly#scribd.

Bordbar, M. & Faridhosseini, F. (2010). Psychoeducation for Bipolar Mood Disorder. Jurnal: Clinical, Research, Treatment Approaches to Affective Disorders.

Brown, N. W. (2011). Psychoeducational Groups 3rd Edition: Process and Practice. New York: Routledge Taylor & Francis Group.

Chaplin, J.P. (2004). Kamus Lengkap Psikologi, cet. ke-9, Penerjemah: Dr. Kartini Kartono, Jakarta: Rajawali Pers.

Eagly, A. H. & Chaiken, S. (1993). The Psychology of Attitudes. Fort Worth, TX: Harcourt Brace Jovanovitch.

Echols, J. M., & Shadily, H. (2000).Kamus Inggris Indonesia, cet. ke-25, Jakarta: Gramedia.

Esa.un.org. (2010). United Nations Development Economic and Social Affairs, Popilation Division, World Population Prospects: The 2008 Revision.

Gay, L.R. & Diehl. P.L. (1992). Research Methods for Business and Management. MacMillan Publishing Company. New York.

Griffiths, P. (2006). An Introduction to English Semantics and Pragmatics. Edinburgh University Press Ltd.

Kusmiran, E. (2011).Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita.Jakarta: Salemba Medika.

Lukens, E. P. & McFarlane, W. R. (2004). Journal Brief Treatment and Crisis Intervention Volume 4. Psychoeducation as Evidence-Based Practice: Consideration for Practice, Research, and Policy. Oxford University Press.

Lutfiati. (2008). Pernikahan Dini Pada Kalangan Remaja (15-19 tahun). http://nyna0626.blogspot.com. Diakses 4 April 2010.

Nukman, I. (2009). Mind Revolution!. Jogyakarta: Diva Press.

Maulana, S. (2013). Seminar tentang Remaja dalam rangkaian Peringatan Hari Keluarga XX Tingkat Nasional. Hotel Azahra, Kendari, Sultra. http://www.bkkbn.go.id/ViewBerita.aspx?BeritaID=831.

Sugiyono. (2002). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: CV Alfabeta.

Walgito, B. (2000). Bimbingan dan Konseling (Studi dan karier): Penerbit Andi. Yogyakarta.

Wiggins, J. A., dkk. (1994). Social Psychology 5th Edition. San Fransisco. McGraw-HillI


Article View

Abstract views : 491 times | PDF files viewed : 1207 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.21070/psikologia.v1i1.749


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Psikologia (Jurnal Psikologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.