KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA ANAK GIFTED WITH DISYNCHRONOUS DEVELOPMENT (STUDI TUNGGAL PADA SATU SUBJEK)

Kemil Wachidah

Abstract


Penelitian studi tunggal ini dilakukan untuk mendeskripsikan isi dari 12 karangan narasi Miko, dilihat dari aspek kebahasaan, kognitif, dan afektif anak. Miko merupakan Gifted student With Disynchronous Development. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan narasi pada aspek kebahasaan, kognitif, dan afektif, sebagai berikut: 1) pengorganisasian isi sesuai dengan struktur narasi yang terdiri dari lima komponen, yaitu pembukaan, rangsangan, pengembangan, leraian, dan penutup; 2) pilihan kata(diksi) yang muncul dalam karangan narasi adalah kata umum dan khusus, abstrak, slang, asing, dan majas metafora; 3) jenis kalimat berupa kalimat tunggal, kalimat bersusun, kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran; 4) alat kohesi gramatikal berupa referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi; 5) gaya ejaan yang spesifik secara konsisten muncul pada karangan narasi si Miko; 6) kemampuan kognitif dalam karangan narasi Miko berupa penyimpulan ; dan 7) kemampuan afektif Miko berupa sikap terbuka, sikap luwes, ramah, simpatik, dan sikap sosial dalam karangan narasi.

Keywords


Karangan Narasi; Anak Gifted With Disynchronous Developmental; Inklusi.

Full Text:

PDF

References


Abbot. H. Porter. 2002. The Cambridge Introduction to Narrative. Cambridge: Cambridge University Press.

Abdurrahman, Mulyono. 2012. Anak Berkesulitan Belajar (teori, diagnosis, dan remediasinya). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa. 2008. Pengadaan dan pembinaan tenaga kependidikan dalam pendidikan inklusif. Jakarta: Dit PSLB Depdiknas (Juni 2008)

Ghufron, Syamsul. 2012. Perkembangan Kompetensi Kewacanaan Bahasa Indonesia Tulis Anak Usia 9-11 Tahun. Tesis magister pendidikan tidak dipublikasikan. Universitas Negeri Surabaya.

Keraf, Gorys. 2007. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Utama.

Hayyu, Yasmin Aulia. 2008. Analisis Narasi yang Ditulis oleh Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri. Skripsi Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kumalaningrum, Ratih. 2012. Pola Kalimat Bercerita Anak Autis: Studi Kasus terhadap Tiga Anak Autis Usia 8-11 Tahun. Skripsi Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kridalaksana, Harimurti, dkk. 2005. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia.

Maria, Julia. 2008. Anakku Terlambat Bicara. Jakarta: Prenada Media Group.

Murdock-Smith. 2013. Understanding the Social and Emotional Needs of Gifted Children. InSight: Rivier Academic Journal, Volume 9, Number 2, FALL 2013

Medwell et al. 2005. Primary English: Knowledge and Understanding. Exeter: Learning Master.

Monks, J.F.and Katzko, M.W.. 2005. Giftedness and Gifted Education In Conception of Giftedness-ed: Stenberg, J.R.&Davidson, J.E.. Cambridge University press, NY.

Nunik, Rahmawati. 2009. Analisis Kohesi-Analisis Koherensi (Fakultas Ilmu Bahasa). Universitas Indonesia.

Nurgiyantoro, Burhan. 1988. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.

Silverman, Linda Kreger. 2013. Upside Down Brilliance: The Visual Spatial Learner. Nebraska: Nebraska Association for The Gifted.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis (sebagai suatu keterampilan berbahasa).Bandung: Angkasa Bandung.

Wilkinson, A. 1983. “Assesing Language Development: The Crediton Projek”, dalam Learning to Write: First Language/Second Language. London & New York: Longman.

Zainurrahman. 2011. Menulis: Dari Teori hingga Praktik (penawar racun plagiarisme). Bandung: Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21070/pedagogia.v6i1.606

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 PEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.