Long Life Education_Belajar Tanpa Batas

DOI: https://doi.org/10.21070/pedagogia.v1i2.35

Author (s)


(1) * Arba’iyah Yusuf   (Jalan Ahmad Yani No. 117, Jawa Timur 60237, Indonesia IAIN Sunan Ampel Surabaya)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Pendidikan adalah proses ynag mengandung spirit untuk membawa peserta didik menuju pada sebuah harapan. Hal ini bisa dipahami karena manusia memiliki keinginan-keinginan untuk menjadi baik dan maju dalam berbagai aspek kehidupan. Sehingga pada tataran praktis pendidikan betul-betul dibutuhkan dengan kenyataan bahwa pendidikan adalah proses yang paling efektif untuk terpenuhinya kebutuhan tersebut.

John Dewey sebagai tokoh pendidikan dari Barat menawarkan konsep pendidikan yang tidak mengenal kata “terlambat”, “terlalu tua”, atau “terlalu dini” untuk memulainya. Menurutnya; “Educational process has no end beyond it self in its own and end”. Konsep serupa dikenal kemudian dengan istilah life long education atau pendidikan seumur hidup.

Islam sebagai agama terakhir yang paling sempurna memiliki ajaran bahwa kehidupan manusia berlangsung pada dua dimensi: dimensi dunia dan dimensi akhirat. Dari pola hidup yang sedemikian luasnya, dengan pasti, Islam menawarkan pendidikan yang berlangsung tanpa batas dimana secara rinci dan praktis konsep tersebut digali untuk selanjutnya bisa diterapkan dengan dasar yang jelas.

Secara singkat dapat dikatakan : Islam sesungguhnya, menjelaskan bahwa pendidikan berlangsung sejak ruh ditiupkan ke jasad dan berakhir sampai masa berusaha di dunia usai. Hal ini artinya bahwa proses pendidikan pada generasi selanjutnya dimulai sejak calon orang tua memilih pasangan hidup. Konsep serupa manjadi salah satu landasan penting kenapa pendidikan harus berlangsung seumur hidup disamping bahwa laju perubahan mengharuskan manusia tetap menjalani proses pendidikan dengan harapan menjadi manusia ideal pada dimensi dunia dan bahagia di akhirat.



Keywords

Long Life Education, Belajar Tanpa Batas



Full Text: PDF



References


Al-Ghazali, Miskat al-Anwar. 1924. “The Niche of Lights”, tran. WHT. Gairder, London, The Royal Asatic Society. Fahmi, H. Asma. 1979. Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta : Bulan Bintang. Faisal, Sanapiah. 1984. Pendidikan Luar Sekolah; Di Dalam Sistem Pendidikan dan Pembangunan Nasional, Surabaya : Usaha Nasional. Gazalba, Sidi. 1970. Pendidikan Umat Islam, Jakarta : Bharata. Hasan, A. 1981. Bulughul Maram, tjm. Muh. Syarif Sukandy, Bandung : al-Ma’arif. Indrakusuma, D. Amir. 1973 Pengantar Ilmu Pendidikan, Surabaya : Usaha Nasional. Laster D. Crow, Alice. 1984. Crow, Educational Psychology I, tjm. Z. Kasijan, Surabaya : Bina Ilmu,. Mahna A. Ibrahim. 1986. al-Tarbiyah Fi al-Islam, Kairo : Dar al-Syi’ib Marimba, D. Ahmad . 1962. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung : al-Ma’arif. Mutahhari, Murtadlo. 1992 Perspektif al-Qur’an Tentang Manusia dan Agama, Bandung : Mizan. Nanji al-Takriti, Yahya Ibn Adi. 1978. A Critical Edition and Study of His Tahdhib al-Akhlak, Beirut-Paris, Editions Quridat. Rahman,Fazlur. 1980. Major Themes of The Qur’an, Chicago, Bibliotica Islamica, Minniapolis. Rahman, Fazlur . 1980.Major Themes of The Qur’an, Chicago : Bibliotica. Shihab M. Quraish. 1994. Lentera Hati Kisah dan Hikmah Kehidupan, Bandung : Mizan. Shihab M. Quraish. 1994 Membumikan al-Qur’an, Fungsi Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung : Mizan Yoesoef, Soelaiman. 1992. Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah, Jakarta : Bumi Aksara.


Article View

Abstract views : 292 times | PDF files viewed : 3640 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.21070/pedagogia.v1i2.35




Copyright (c) 2012 Pedagogia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.