Depth Determination of Electrode at Sand and Gravel Dry for Get The Good Of Earth Resistance

DOI: https://doi.org/10.21070/jeee-u.v1i1.26

Author (s)


(1) * Jamaaluddin Uddin   (Prodi.Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)  
        Indonesia
(2)  Izza Anshory   (Prodi.Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)  
        Indonesia
(3)  Eko Agus Suprayitno   (Prodi.Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penanaman elektroda pentanahan diperlukan untuk melakukan perbaikan nilai tahanan pentanahan. Untuk elektroda pentanahan mempergunakan tembaga pejal (Copper rod) akan memperbaiki tahanan pentanahan pada area disekitar titik ditanamnya elektroda sehingga didapatkan nilai tahanan pentanahan yang memenuhi syarat. Tanah pasir dan kerikil kering mempunyai karakteristik yang unik, karena dijumpainya kesulitan dalam pemasangan elektroda pentanahan karena halangan kerikil, ini akan berakibat tidak dapat kedalaman elektroda yang cukup untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang diharapkan.
Nilai tahanan pentanahan yang bagus adalah sebesar < 1 Ω sesuai dengan standard PUIL, 2000. Untuk mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang baik, maka dilakukan penanaman elektroda pentanahan dengan mempergunakan Rod tembaga pejal (Copper Rod) dengan diameter dan kedalaman tertentu yang paling sesuai dengan jenis tanah pasir dan kerikil kering.
Pada penelitian ini disimulasikan beberapa posisi kedalaman elektroda pentanahan. Pada 3 (tiga) titik yang berbeda. Dari penelitian ini, maka didapatkan hasil, pada kondisi tanah pasir dan kerikil kering dengan mempergunakan elektroda pentanahan Tembaga pejal dengan diameter 5/8 inchi didapatkan nilai pentanahan < 1 Ω pada kedalaman 3.5 m.


Keywords

Tahanan pentanahan; elektroda pentanahan; tanah pasir; kerikil kering



Full Text: PDF



References


Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2000, Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000). [2] Pabla, A.S. 1994. Sistem Distribusi Daya Listrik. Erlangga. Jakarta. [3] Tadjuddin, 2000. Penerapan SistemGrid Tak Simetri pada Pentanahan Gardu Induk Bulukamba. Available at http www.elektroindonesia.com/ elektro. Diakses 26 Juni 2005. [4] Wahyono, Budhi Prasetiyo, 2013. ANALISA PENGARUH JARAK DAN KEDALAMAN TERHADAP NILAI TAHANAN PEMBUMIAN DENGAN 2 ELEKTRODA BATANG, Prosiding SNST ke-4 Tahun 2013 Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang [5] IEEE Standard 142, “IEEE Recommended Practice For Grounding Of Industrial And Comercial Power Sistem”, vol. 11, American National Standar Institute, USA,1982.


Article View

Abstract views : 234 times | PDF files viewed : 232 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.21070/jeee-u.v1i1.26


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Teknik Elektro

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.